The 'Rok' Mountaineer

Travelling sometime, Backpacker often

Matajitu Waterfall

22 Komentar

Muncak ke Tambora selesai, tapi terlalu sayang rasanya jika setelah dari Tambora tidak berkunjung ke pulau-pulau eksotis lain di NTB. Pulau yang pertama kami kunjungi setelah turun gunung adalah Moyo. Ada apa di Moyo? Banyak sebenarnya yang bisa diekplore dari pulau kecil ini, pantainya, sunsetnya, pemandangan bawah lautnya yang cantik dan tentu yang paling terkenal adalah air terjun mata jitu, atau biasa disebut Lady Diana Waterfall. Ya tak lain dan tak bukan karena Lady Diana pernah berkunjung ke sini, kemudian banyak pengunjung luar yang datang kesini.  “Lady Diana aja tau tempat ini, saya baru tau pas dateng ke sini, ih apakabar..-__-”

10494782_752457248109242_6418807356990043065_n

Jumat pagi, sekitar jam 10 wita, kami beranjak dari basecamp Desa Pancasila menuju Calabai. Di desa ini tempat penyebrangan dari Sumbawa ke pulau-pulau kecil di sekitarnya. Diperjalanan kami sempatkan untuk belanja bahan makanan terlebih dahulu, karena akan nginap semalam lagi di pulau tanpa penghuni (bukan Moyo). Di Calabai ini ternyata listrik masih jadi barang langka, bukan gak ada sih, tapi dibatasi. Waktu itu seperti biasa, setiap nemu warung kami pasti numpang ngcash hp dan powerbank, tapi yang punya warung bilang “Listriknya mati, jensetnya juga gak hidup karena solarnya habis,” gagal deh nyalain hp buat pamer-pamer :v

belanja

Selesai belanja makanan dengan bumbu perdebatan kami lanjutkan perjalanan menuju pantai. Kami pikir di sana sudah menunggu kapal dan siap berangkat, tapi ternyata kami harus menunggu sampai selesai Jumatan. Dan itu berlaku juga untuk semua kendaraan umum.  Keren. Karena agak lama kami manfaatkan waktu sambil jemur-jemur pakaian basah yang kami cuci tadi pagi..hahaha..lumayan laah.

10402578_10202241875104694_3785437345151343474_n

Sekitar jam 13.30 wita kapalpun datang, kami beranjak dari Calabai menuju Moyo. Sekitar 2-3 jam kemudian kami sampai di Moyo, pulau kecil dengan penduduk yang mayoritas adalah peternak sapi dan nelayan. Sampai di sana ternyata kami sudah ditunggu oleh ojek..hah kasian tukang ojeknya nunggu dari jam 1 ternyata.

Dari turun kapal menuju air terjun Matajitu cukup jauh dan jalannya jelek, atau mungkin sengaja dibuat jelek agar tidak ada mobil yang bisa masuk sana? Ah lagian pulau ini kecil, bade kamana atuh nganggo mobil.. 😀  Jalan menuju Matajitu nanjak terus, kanan kiri kandang pengembalaan sapi sumbawa milik warga Moyo. Beneran gedeee banget kandangnya.

Sampai lokasi air terjun sekitar jam 15.30 wita, sudah sangat sore sebenernya untuk menikmati air terjun nan indah itu. Air terjunnya indah bangeeet..subhanallah pokoknya, pas baru nyampe pengennya udah langsung nyebur aja. Perjalanannya emang lama dan cukup melelahkan tapi Matajitu bener-bener jitu bikin mata melek. 😀

Sayang kami harus segera beranjak karena sudah mau maghrib, gak boleh malem-malem masih main air di sana, katanya banyak ular klo malem, dan si ular warnanya menyerupai warnai air jadi gak keliatan tau-tau ntar digigit ajee.. :p

Perjalanan turun menuju pantai ternyata menyisakan drama serupa dengan nyasar di Tambora, salah satu motor tak berlampu dan rem-nya ngandelin kaki..*paraaah, satu teman bahkan harus berhenti dulu karena ada babi berantem..hahah..

Sungguh Matajitu takan terlupakan.. Miss that place so much!

10392511_752457288109238_397682569939515406_n

.:. Foto sumbangan dari Bang Jati, Nadia, dan dokumentasi pribadi ^^

Iklan

Penulis: Nina

Orang biasa yang suka hal-hal luar biasa.

22 thoughts on “Matajitu Waterfall

  1. Subhanallah…. Indah banget

  2. Masya Allah.. adem banget pemandangannya. Jalan-jalan seperti ini makin yakin kalo Indonesia ini pusatnya peradaban Atlantis.

  3. itu foto yang paling bawah beneran?

  4. aku ke ranu kumbolo dulu lah…
    *meremin mata wkt scroll blog*

  5. keceeee kali photo jalan-jalannnya

  6. subhanallah
    airnya bening sekali

  7. Waaah.. Foto2nya dreamy sekali.. Beruntung bisa ke sana 🙂

  8. assalamualaikum, punteuun…
    Teteh anu geulis dan bageeur pisan..hehe

    Gini teh, mau nanya, waktu ke moyo ini taun berapa yah ?
    mau nanya, apa bener klo sekarang di mata jitunya masih boleh dimasukin orang lokal ga ?
    apa emang khusus tamu dari resort mewah disana aja…

    Hatur tengkyu yah sebelumnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s