The 'Rok' Mountaineer

Travelling sometime, Backpacker often

Tegal Panjang – Papandayan

16 Komentar

Setelah jelajah kota dan pantai di Jogja, minggu ke 2 dihabiskan dengan leye-leye di rumah, minggu ke tiga Desember mulai full. Selasa-Jumat urusan kantor di luar kota, tapii..tetep tidak menolak pas temen ngajak muncak ke Papandayan.

Jumat malam, jam 12 teng kami berdelapan start di Leuwipanjang menuju Pangalengan pakai angkot sewaan, agak sebel sih sama sopir angkotnya, bau alkohol dan nipu beuut, diawal bilangnya 400rebu, nyampe lokasi minta 600rebu. Huh! *curcol

Jam 3 pagi kami sampai di Desa Sedep, disana ketemu penjaga atau satpam kebun teh Sedep, ditanya-tanya mau kemana, dll. Intinya sih laporan, saya pikir prosedur biasa aja seperti ke gunung lainnya. Tapi kenapa kok ngobrolnya agak lama, ternyata bapak-bapak ini khawatir karena sebelumnya ada kejadian mahasiswa yang meninggal di sini. Parahnya cuma saya yang baru tau kejadian itu, yang lainnya sudah tau berita tentang meninggalnya Tobit. -__-

Setelah dapat izin, kami melipir dulu ke masjid terdekat. Lumayan ada waktu bentar buat tidur atau sekedar rebahan sebelum adzan subuh. Masjidnya lumayan enak, kamar mandinya bersih, airnya banyak, yang paling enak abis subuh bisa tiduran lagi bentar. ๐Ÿ˜€

Sekitar jam 6 pagi, kami mulai bergerak, itโ€™s mean cari kendaraan ke desa terakhir, Cibutarua. Sampai di Cibutarua gak langsung jalan, tapi belusukan dulu cari sarapan dan bungkus nasi buat makan siang. Ternyatah ada warung nasi di desa ini, makanannya lumayan enak dan murah, dah gitu emak-nya baik pula. #sedaaap

Gambar*dari kiri ke kanan : Uni Wiwik. Jaka, Iyeng, Suci, Nzah, Bang Uwi, dan Mang Dadang

Beres sarapan dan bungkus nasi buat siang, kami mulai melangkahkan kaki menuju Tegal Panjang. Jalur pertama yang dilalui adalah kebun teh, cukup menyenangkan karena baru jalan sudah disuguhi pemandangan yang ijo royoroyo dan udara sejuk khas perkebunan teh. Tapi kok lama-lama kayak labirin, salah belok dikit nyasar, kami berputar-putar cukup lama di sini. Setiap bingung pasti nyari orang yang lagi metik teh, trus jawabannya selalu โ€œterus wae, ke upami aya jalmi taros deui waeโ€ = jalan aja, nanti klo ada orang tanya lagi aja =)) #sesat

Gambar

Terus berjalan dan akhirnya menemukan jalan masuk hutan, Alhamdulillah. Mulai masuk hutan sekitar pukul 11, seperti kebanyakan hutan di Jawa Barat, hutannya cukup rapat dan lembab, terlebih ini musim ujan jadi buakn lembab lagi tapi becek. Oh ya jadi inget sebelum pergi tadi, di pos kelurahan ada yang baru turun dari Tegal Panjang, lagi ngobrol hal lain tetiba bilang gini *kira2, โ€œini hutannya hutan hujan tropis, rapat dan jalannya licin karena abis ujan, sebaiknya jangan pake rok, pakai celana panjang ajaโ€ kami pikir ngomong ke kelompok, ternyata ke saya toh..ahahha..saya sih senyum aja, ya emang bener kok jalannya pasti licin, dan saya hargai ke khawatirannya, gak salah juga pake celana panjang, toh saya juga pake celana panjang, tapi pake rok lagi :p Tapi temen saya iseng jawab. โ€œaurat, masโ€..hahah..ngakak bersama tapi si mas-nya tetep serius dengan menunjuk training teman saya. Ah ya sudah laah..

Perjalanan menyusuri hutan sekitar 4 jam, jalannya cukup asik, naik turun yang gak terlalu curam banget, cuma banyak lintah..heuuu..beberapa kali teman saya kena tuh. Selama 4 jam itu pemandangan yang kami lalui monoton saja, sungai kecil, tanaman paku, dan pohon-pohon khas hutan hujan tropis lainnya.

Gambar

Setelah berjalan cukup lama dan mulai letih karena diguyur hujan juga, akhirnya kami disuguhi pemandangan yang luar biasa, hamparan savana yang seolah terjebak oleh hutan lebat dan gunung disekitarnya.

Gambar

Aah..savana.. selalu..selalu membuat rasa lelah hilang..

Aaah..Tegal Panjang..

Aahh..bersambung

=))

Iklan

Penulis: Nina

Orang biasa yang suka hal-hal luar biasa.

16 thoughts on “Tegal Panjang – Papandayan

  1. Aaahhhhhhh… roker dilawan.. Haha…
    Buat bumil boleh ga? #teuteup… ๐Ÿ˜€

  2. wah indah banget pemandangannya.

  3. indahnya kebersamaan ya ternyata dan lebih indah lagi jika disajikan sebuah pemandangan yang sangat indah sekali, ๐Ÿ˜€

  4. Halo mas, boleh minta kontaknya kah?

    Mau tanya2 transport ke Pengalengan, niatnya h+3 mau ke sana bertiga, ada mau join kah?

    • kok mas sih -___-”
      jelas banget itu foto pake kerudung, masih aja ada yang manggil mas :((

      Karena waktu itu pergi tengah malem dan banyakan, jadi kami sewa angkot sampai gerbang pabrik teh

  5. Mas, saya ada niat mau kesana h+3 lebaran ini, baru bertiga, mungkin ada yg mau join?

    Boleh minta kontaknya? Mau tanya2 trasnport dari leuwipanjang mas, thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s