The 'Rok' Mountaineer

[daytwelve] Gak repot pakai gituan?

12 Komentar

Itu pertanyaan yang terlontar dari salah satu pendaki yang saya temui saat turun dari Ciremai. Lucunya dia mengganti kata rok dengan gituan. Hahah..emang apaan gituan? :p

Pengalaman beberapa kali naik gunung dan mengenakan rok memang selalu saja ada yang terheran-heran, padahal muncak mengenakan bawahan rok itu sebenarnya bukan hal yang luar biasa banget. *menurut saya sih šŸ˜€

Karena kebiasaan mengenakan rok dan kerudung panjang setiap mendaki selalu saja mendapatkan bonus tatapan mata terkagum-kagum *baca aneh, celotehan seperti diatas, bahkan komentar “buka dulu sarungnya” eaaah..tape deh. Biasanya klo sudah dikomentari gitu saya kasih gigi saja, nyengir.

Sebenarnya ya mau pakai rok atau pun celana pdl tetap sama saja kok, ini soal kenyamanan, kami yang terbiasa mengenakan rok sehari-hari lebih nyaman jika mendaki gunung pun mengenakan rok. Bagi bapak-bapak yang terbiasa pakai celana panjang ya gak usah ngikutin pakai rok #eh

Jika diambil positifnya tanpa harus cari perhatian sudah banyak yang memperhatikan..bwahahha..#plak

Iklan

12 thoughts on “[daytwelve] Gak repot pakai gituan?

  1. mestinya bilang ama dia: “kalau mau tahu, pakai aja pakaian kayak saya.” jadi inget pengalaman istri sy pas aktif di santika (barisan putri keadilan) dpc sleman. buat yg gak biasa, bakal geleng2 lihat akhwat segitu berani dan kuatnya naek gunung, masuk hutan.
    mohon maaf ya. taqoballahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum kullu ‘amin wa antum bi khoir

  2. masa iya bisa mendaki pake rok? ngga susah melangkah kah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s