The 'Rok' Mountaineer

Travelling sometime, Backpacker often

Mendaki Prau 2.565 mdpl (Part #1)

5 Komentar

Kamis, 30 Mei 2013 saya dapat kabar singkat dari teman “mau ikut ke Gn Prau?” awalnya berfikir itu Tangkuban Perahu. Tapi setelah dia mengatakan lokasinya di Wonosobo dan mengirimkan link, saya baru tahu ternyata berbeda. Prau itu salah satu gunung di kawasan Dieng dengan tinggi 2.565 mdpl, namanya memang tidak terlalu terkenal tapi puncaknya indah bangeet. *lihat di web orang πŸ˜€

Karena teman saya di Jakarta, maka saya dan satu teman lagi begabung dengan kelompok yang berangkat dari Bandung. Mereka ada 7 orang, bersama kami menjadi 9 orang. Belakangan saya baru tahu juga klo acara ini merupakan anniversary ke 2 P24 (Petualang 24) yaitu komunitas para petualang *ya iya laah :p, karena itu setiap orang yang ikut harus menyiapkan kado minimal seharga Rp10.000,-

Setelah mendapatan izin dari orang tua, Jumat pagi saya packing seadanya, kemudian packing ulang di kantor dengan daypack 28 lt pinjaman seorang teman. Karena meeting point di Terminal Cicaheum pukul 18.00 wib, saya berangkat dari kantor ontime tapi teman saya yang kerja di Padalarang baru sampai pasteur ketika saya sudah setengah perjalanan menuju Cicaheum, agak khawatir karena saya tidak minat jika harus pergi sendiri. Maghrib saya sampai di Cicaheum, bertemu dengan Kang Jaka, koordinator kelompok Bandung, saya ceritakan bahwa teman saya pasti datang terlambat dan minta pendapatnya tentang tiket, β€œsudah beli saja dulu tiketnya, nanti kehabisan, soalnya tinggal 8 kursi lagi” katanya. Akhirnya saya pesan 2 tiket Bandung-Wonosobo seharga Rp60.000,- dan meminta kepada kondektur bus utuk berhenti di Cileunyi karena teman saya menunggu di sana.

Selesai sholat maghrib dan semua sudah kumpul, kami 8 orang ini sudah dipanggil oleh kondektur untuk segera naik bus *seperti pesawat saja πŸ˜€ Oh ya kami menggunakan bus Sinar Jaya yang berangkat pukul 18.30 wib. Saya masih belum tenang karena belum ada kabar pasti tentang posisi teman saya, sibuk sendiri dengan hp dan pikiran-pikiran tidak jelas, takut teman saya terlambat dan tidak jadi pergi. Benar saja teman saya terlambat sekitar 15 menit, namun supir dan kondektur masih berbaik hati menungguinya di Cileunyi, bahkan penumpang pun berbaik hati tidak protes atau mengeluaran kata-kata yang tidak enak didengar. TOP deh Sinar Jaya dan penumpangnya.*khususon Bandung ya πŸ˜€

Sinar Jaya

Kami meminta maaf pada supir dan kondektur, pun para penumpang lain, kemudian perjalanan dilanjutkan kembali. Setelah sedikit tenang, kami baru sadar hanya kami yang berangkat dari kantor, masih menggunakan seragam batik, dan belum mandi..hahah.. Yah walau demikian kami tetap tertidur pulas πŸ˜€

Pukul 23.24 wib bus kami sampai di Banjar, istirahat sejenak di RM Panorama Elok perut saya sebenarnya lapar dari sejak tadi sore, tapi sampai di sini saya malas makan jadi hanya beli minum teh manis hangat saja Rp3.000,- Pukul 2.30 wib saya terbangun oleh suara musik yang kencang, ternyata sudah memasuki daerah Purwokerto, musik kencang ini cukup efektif membangunkan penumpang lainnya yang hendak turun sebelum Wonosobo, terbukti sang kondektur tidak berteriak-teriak sama sekali untuk mengingatkan penumpang. Lepas Purwokerto sudah tidak ada penumpang lain selain kami. Pukul 4.30 wib akhirnya kami sampai di tujuan dan ternyata jurusan Wonosobo ini cukup sepi, pemandangan terminal Cicaheum atau Leuwipanjang tidak akan anda temui di sini sodara-sodara. Jajaran bus yang ada hanya Sinar Jaya, agak siang saya lihat ada Budiman, namun itu juga hanya sebentar setelah itu pergi lagi.

Acara selanjutnya adalah mandi, sholat, packing ulang, dan sarapan sambil nunggu rombongan Jakarta. Di terminal ini kami disambut dengan baik oleh ibu-ibu dan bapak-bapak yang ada di sana, dari supir dan kondektur bus Sinar Jaya, sampai pemilik warung makan, jujur ini terminal teramah yang pernah saya kunjungi.

DSC_7540
note : ini sebenarnya gerbang keluar tapi semalam kami masuk terminal juga lewat sini, gak ngerti deh πŸ˜€

Bersambung..

 

Iklan

Penulis: Nina

Orang biasa yang suka hal-hal luar biasa.

5 thoughts on “Mendaki Prau 2.565 mdpl (Part #1)

  1. hoho~ welcome and enjoy my hometown, Wonosobo ASRI πŸ˜€

  2. hoho~ welcome and enjoy my hometown, Wonosobo ASRI πŸ˜€

  3. 2.656 mdpl tetehnyaaa… xP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s