The 'Rok' Mountaineer

Perjalanan ke Mahameru #1

12 Komentar

Akhir Ramadhan 1433 H jadi hari tersibuk bagi saya, bukan karena pekerjaan saya di lembaga zakat, bukan juga karena mudik ke luar kota, tapi karena persiapan menuju puncak tertinggi Jawa dan Bali. Mendaki puncak yang menjadi impian saya sejak 2009, ternyata membutuhkan perjuangan. Berburu tiket di 2 minggu sebelum Ramadhan sangat-sangat tidak mudah, terlebih Malang merupakan salah satu tujuan utama para pemudik di Kota Bandung dan Jakarta, jangankan tiket ekonomi, untuk bisnis saja sudah kehabisan, sedangkan eksekutif bukan tawaran mudah dan bus sangat unrecomended.

Setelah hampir satu pekan saya dan ke dua teman saya bolak-balik stasiun Kiaracondong dan Bandung, mencari calo tiket melalui teman bahkan yang ada di Surabaya, hingga hampir putus asa, akhirnya ada kabar baik dari Jakarta. Ada tambahan kereta lebaran Matarmaja untuk tujuan Malang. Alhamdulillah, satu masalah menemukan solusinya.

Catatan penting : sebelum mencari tiket, izin orang tua harus terlebih dahulu dikantongi.

21 Agustus 2012
Perjalanan dimulai dari Bandung ke Jakarta terlebih dahulu, meeting point di stasiun Senen jam 14.00 wib. Ini pertama kalinya saya melihat stasiun yang dibanjiri manusia, selain orang yang beneran mudik ke kampung halaman, Stasiun Senen juga dipadati manusia bercarrier seperti saya.

DSC_8309

22 Agustus 2012
Sekitar pukul 11.00 wib kami sampai di Stasiun Malang, perjalanan yang cukup melelahkan, hampir 20 jam dalam kotak besi penuh dengan manusia..heuheuheu..

Setelah istirahat sejenak di Stasiun Malang, perjalanan kami lanjutkan ke Pasar Tumpang, menggunakan angkot jurusan Tumpang. Pasar Tumpang ini biasa menjadi meeting point para pendaki karena letaknya yang strategis dan jalan satu satunya dari arah barat untuk menuju ke Bromo dan Semeru. Dari Tumpang kami bertemu dengan kelompok lain, para backpeker dari Tangerang, bersama-sama kami menuju Ranu Pane menggunakan jeep, satu-satunya kendaraan yang biasa mengangkut para pendaki menuju sana. Sebelum menuju Ranu Pane, kami berhenti di pos penjagaan untuk melakukan registrasi, fotocopy KTP dan surat sehat diserahkan di sini.

Dalam perjalanan menuju Ranu Pane, ada satu tempat, perbatasan antara arah menuju Bromo dan Semeru, di lihat dari atas tampak seperti lautan ilalang, sangat luas nan indah, tentu kami tidak menyia-nyiakan kesempatan, minta berhenti dan berfoto ria. Amazing dan ini belum seberapa.

DSC_8340

Perjalanan dari Tumpang ke Ranu Pane memakan waktu kurang lebih 3 jam dan kami baru sampai di Ranu Pane menjelang ashar, Ranu Pane ini seperti gerbang menuju Mahameru, desa kecil dengan penduduk yang juga tidak banyak. Ada beberapa rumah yang biasa digunakan para pendaki untuk menginap, masjid kecil, dan beberapa kamar mandi. Cukup bersih untuk ukuran kamar mandi umum para pendaki.

Karena perjalanan Ranu Pane ke Ranu Kumbolo tidak mungkin dilakukan saat malam hari, maka kami memutuskan untuk menginap 1 malam di sini. Udara di Ranu Pane bisa mencapai minus derajat, kami menginap di rumah yang disediakan Kepala Desa atau biasa kami panggil Pak Kuwu, jangan dibayangkan tidur di rumah Pak Kuwu itu seperti tidur di rumah biasa, di sini kami disediakan ruangan yang luas seperti ruang tamu tanpa kursi dan meja, kami tidur menggunakan sleeping bag.

Di Ranu Pane ini uang masih berlaku dan tekhnologi masih bisa digunakan, ada dua warung makan di sini, satu di samping rumah pak kuwu, satu lagi di depannya. Makanan yang bisa ditemukan di sini adalah nasi rawon dan soto, eh ada juga makanan khas yang tidak akan ditemui di manapun, baso malang porsi pendaki..hahaha..rasanya silakan dicoba jika nanti ke sana, sesuatu banget pokoknya.

DSC_8382

bersambung…

Iklan

12 thoughts on “Perjalanan ke Mahameru #1

  1. wih hebat, ukuran carriernya pemudi sama kayak para pemudanya… 😀

  2. Insya Allah saya bulan Juni tahun ini. Mudah2an jadi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s