The 'Rok' Mountaineer

Malingping, Bayah, Sawarna (coret)

8 Komentar

Liburan panjang minggu lalu tidak mungkin disia-siakan begitu saja olehku, 4 hari tanpa urusan kantor rasanya hahay banget. 😀

Tujuan awal menghabiskan liburan kali ini sebenarnya ke wilayah Jawa Timur, tapi karena terlalu banyak pertimbangan ujung-ujungnya masih di bagian barat Pulau Jawa, tepatnya ke Provinsi Banten.

Perjalanan panjang dimulai dari Bandung menuju Rangkasbitung melalui Serang. Rangkas bukan tujuan utama, hanya tempat singgah karena di sana ada rumah saudara dan sekalian tanya-tanya tentang transportasi menuju lokasi yang dituju.
Pergi dari Bandung sekitar pukul 07.00 dan sampai di Rangkasbitung pukul 13.00 wib. Jalannya cukup bagus, jadi tidak terlalu capek.

Maksud hati hanya singgah dan minta petunjuk jalan, eh malah diantar sampai tujuan. Bibiku bilang, “sekalian liburan bareng,” iya bareng dengan ibu-ibu komplek yang “rame”. Selain alasan itu katanya juga, transportasi umum menuju Malingping dan Bayah agak sulit. Baiklah, sebagai ponakan yang baik aku menurut saja, lumayan juga gak keluar ongkos..xixixi..

Ternyata perjalanan menuju pantai cukup jauh, sampai 3 jam, tapi jalannya memang bagus, salut deh untuk Pemprov Baten. Pelabuhan pertama kami adalah Pulau Manuk, Pantai Bayah. Pantainya bersih, banyak batu karangnya, bisa jalan-jalan di atas batu karang yang terjal, tapi harus hati-hati klo nyemplung ke air, banyak bulu babi, bisa gatal-gatal nanti.

Bayah Beach

Di Bayah, aku, Maya, Hilda, dan Nia sepupuku, berembuk membuat makar..hahaha..untuk melanjutkan perjalanan ke Sawarna, karena awalnya ibu-ibu geng rame tidak setuju, katanya “jauuuhh..capek..sama aja pantai..laut-laut juga..” kebayang kan ibu-ibu. Semua alibi kami keluarkan, dari mulai kasian aku jauh-jauh dari Bandung, pantai di sana lebih bagus, dan jarak dari Bayah hanya 30 menit akhirnya paman, bibi, dan geng ramenya luluh juga, dengan sedikit ocehan tentu..hahah.

The Rocks

Hanya dua orang dari rombongan itu yang pernah ke Sawarna, Hilda dan satu anggota geng rame. Ditunjuklah Hilda sebagai petunjuk jalan. Bayangan keindahan pantai Sawarna sudah di depan mata deh pokoknya, tapi kok gak sampai-sampai ya, padahal sudah lebih dari 30 menit. Kami baru tersadar setelah melihat gapura “Selamat Datang di Kabupaten Sukabumi”

Wadaaaaaaaaaaaaaw..nyasaaaaar..
Semua mata memandang ke satu arah, Hilda, dan tentu geng rame makin rame. “Dulu jalan sini kok.” *alibi dan kemudian berbisik, “..waktu itu pulangnya lewat sini, dan malem.”..hadeeuuuh..-___-”

Alih-alih makan siang di tepi pantai, malah di depan warung di terminal yang sudah tidak dipakai lagi..heuheuheu..
Karena sudah ada kejadian ini, geng rame tidak menerima alasan apapun untuk melanjutkan perjalanan ke Sawarna, pupus lah sudah harapan melihat pantai keren itu. Akhirnya kami kembali ke arah menuju Malingping, berhenti di setiap pantai yang punya view bagus, dan kembali ke Rangkasbitung.

View from the top

Barulah hari Sabtu aku dan Maya kembali ke Bandung melalui Serang. Ada cerita juga di kota kecil ini.
Next post! 😀

Iklan

8 thoughts on “Malingping, Bayah, Sawarna (coret)

  1. jawa barat sama banten itu beda provinsi, dul…
    masa’ kang aher mau disatuin sama ratu atut… -___-“

  2. Aku hampir jadi peserta inihhhh ….

  3. yah, gak ngajakngajak ninuuu :((

  4. Ditunggu next post-nya ya ukhti 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s