The 'Rok' Mountaineer

[Cerita Lama] Liputan Pertama

10 Komentar

Entah atas dasar apa sang obos besar divisi tetangga itu memintaku untuk meliput sebuah acara. Acara ini bukan acara tempat kami bekerja, walaupun kami salah satu yang turut hadir sebagai undangan di sana.

Karena ini salah satu hobiku, ya sudah aku terima saja tawaran ini. Sore harinya aku pergi bersama dengan Sang Content Management, salah satu jajaran redaksi majalah kantor. Di meja pendaftaran kami menyebutkan instansi yang diwakili, tapi temanku bilang, kami diminta untuk liputan. Maka mbak-mbak di sana pun memberikan satu name tag bertuliskan MEDIA. Wow, aku berbisik pada temanku, sejak kapan instnasi sosial kita jadi berlebel media? ;))

Aku berdiri bersama para fotografer ‘beneran’ dari berbagai media, sungguh menyenangkan, walaupun ada yang sedikit mengganjal. Semua pemburu berita itu menggunakan kamera besar dengan lensa yang sepertinya berbalapan satu sama lain. Dan aku? si imut nan mutlak ini hanya membawa pocket, senjata yang seadanya untuk liputan. Tapi tak apa, asal bisa dipakai memotret, nikmati saja. (menghibur diri)

Kami menunggu Pak Walikota, sebagai tokoh paling dinanti di acara tersebut, sambil bercanda dan bercerita kesana kemari. Tak berapa lama walikota datang beserta rombongan.

“Okeh siapkan senjata!” seruku pada teman ku itu.

Satu, dua, tiga kali jepretan. Tiba-tiba ada hal yang menyebalkan terjadi. Tanda kecil di sudut kanan atas layar kamera berkedip-kedip. OMG pertanda batre aus.

Masuk ruangan dengan pencahayaan sangat minim, terutama untuk pocket, aku memutuskan untuk mengganti batre, dengan harapan akan lebih baik dari sebelumnya. Ternyata dugaanku salah, baru beberapa saja gambar yang aku ambil kamera sudah tidak mau hidup. BAGUUUUUS.

Liputan kacau, akhirnya aku mengandalkan simaroon mungilku, tapi hasilnya pun tak bisa terlalu diandalkan. Hummm..semangat yang meluapluap di awal, gagal total karena senjata yang tumpul. Ya sudah, mau diapakan lagi, tinggal berdoa.

Harapan satu-satunya untuk berita adalah PANITIA. Kami meminta foto kepada panitia untuk berita di web yang akan dimuat esok paginya. hhmm..bener dimuat gak ya? ;))*gak ngecek

Walaupun liputan kali ini gagal, tapi ini pengalaman menarik bagiku. Sangat menarik, berdiri di antara para wartawan beneran, dan duduk bersama mereka. hihih..bisa merasakan gimana jadi para pewarta..:D

Iklan

10 thoughts on “[Cerita Lama] Liputan Pertama

  1. Aidikaret MEDIA-na manaaaaaaaaaaa? Tembongkeuuuuuun!

  2. Lupa ngemuat. *Jedukin pala ke tembok ampe berdarah :))

  3. Cerita Ebit bit E jeung Bronis Amanda, jeung HP alay mana? *kalobaan komen :))

  4. langitshabrina said: Aidikaret MEDIA-na manaaaaaaaaaaa? Tembongkeuuuuuun!

    ka hapus ceu..;))

  5. langitshabrina said: Lupa ngemuat. *Jedukin pala ke tembok ampe berdarah :))

    sudah ku duga da :))

  6. langitshabrina said: Cerita Ebit bit E jeung Bronis Amanda, jeung HP alay mana? *kalobaan komen :))

    kalem atuh say, hape alay mah ceritan kudu terpisah..:))

  7. siriusbintang said: kalem atuh say, hape alay mah ceritan kudu terpisah..:))

    emang sepesial ari hape alay mah :))

  8. cinderellazty said: gaya luuuu

    haha..kalikali ngagaya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s