The 'Rok' Mountaineer

Rindu Sang Pelangi

10 Komentar

Pelangi..
Tak ada yang memungkiri keindahan mu..
Tak ada mata yang berpaling dari mu..
Tak satu pun lupa akan warna mu..
Mejikuhibiniu..

Mata berbinar..
Senyum terkembang..
Decak kagum..
Selalu hadir saat kau ada..

Orang bilang ‘tak perlu khawatir akan datangnya hujan..karena setelah itu kau akan menemukan pelangi..’

Tapi tak selamanya..

Karena kini..
Dilangitku..
Hanya ada tetesan air hujan..
Hanya suara guntur yang terdengar sangar..
Hanya kilatan petir yang tak jarang menyambar..
Hanya butiran es yang terkadang datang..
Menyisakan genangan air dijalan..
Juga pohon tumbang..

Tak pernah lagi kau datang..

Aku rindu pada mu pelangi..
Rindu warnamu..
Rindu kisah akan hadirmu..
Rindu senyuman saat melihat mu..

Rindu sang pelangi..
Di langit ku..

Bandung, 20/03/2010
21.38
Iklan

10 thoughts on “Rindu Sang Pelangi

  1. Kawan, sejuta cinta terbentuk saat pelangi2mu mewarnai langit gerimisSaat angkasa membiarkan sang surya tetap bersinarMeski badai2 masalah itu terlanjur membuat lumpurTapi warnamu memang terbentuk karena perpaduan sinar dan hujan deras yang saling bersentuhan ituBiarkan aku duduk sejenak memandang indahmuKarena warnamu terlanjur membuatku terkesanBiarkan aku melukiskannyaMeski kutahu hujan deras akan memhapus warna2 itu

  2. nusaibahazzahra said: Kawan, sejuta cinta terbentuk saat pelangi2mu mewarnai langit gerimisSaat angkasa membiarkan sang surya tetap bersinarMeski badai2 masalah itu terlanjur membuat lumpurTapi warnamu memang terbentuk karena perpaduan sinar dan hujan deras yang saling bersentuhan ituBiarkan aku duduk sejenak memandang indahmuKarena warnamu terlanjur membuatku terkesanBiarkan aku melukiskannyaMeski kutahu hujan deras akan memhapus warna2 itu

    Syukron Mbak tambahannya..semoga pelangi itu ada dilangitku tak hanya kilatan petir..Tiap hari Bandung ujan gede..hehehe..

  3. ^___^ pelangi pelangii alangkah indahmu….tak akan ada yang abadi… takkan pernah selamanya pelangi…

  4. ini puisi yah ??? judulnya pelangi.

  5. nusaibahazzahra said: he..he…^^ iya…amin ya..

    iya..Amiiin..:D

  6. cinderellazty said: ^___^ pelangi pelangii alangkah indahmu….tak akan ada yang abadi… takkan pernah selamanya pelangi…

    merah kuning hijau dilangit yang biru…:Dbetul..betul..betul..:D

  7. renhad said: ini puisi yah ??? judulnya pelangi.

    Pusi bukan ya?? heheheh..judulnya Rindu Sang Pelangi mas..hihihihi..

  8. pelangi itu… meski tak hadir kembali ketika hujan mereda, namun jejaknya selalu terlukis indah dalam langit jiwa. pelangi itu… meski tak mau menyapa kembali rindumu, bukan bukan berarti ia melupakanmu. ia hanya sedang melukis warnanya disudut hati yang membiru… maka, jangan pernah mengingkari ketakhadirannya hari ini… pelangi itu akan selalu menghias, menyapa rasa yang tak kan mati. menyapa hari yang mungkin tak terindera. karena kau bisa slalu mengundangnya kapanpun kau mau, dalam waktu-waktu yang mungkin menghujankan butiran bening dipelupuk mata, dalam pejam hingga dunia ini begitu kelam, gulita… dan disana ada pelangi yang tersenyum indah…

  9. nurfathiya15 said: pelangi itu… meski tak hadir kembali ketika hujan mereda, namun jejaknya selalu terlukis indah dalam langit jiwa. pelangi itu… meski tak mau menyapa kembali rindumu, bukan bukan berarti ia melupakanmu. ia hanya sedang melukis warnanya disudut hati yang membiru… maka, jangan pernah mengingkari ketakhadirannya hari ini… pelangi itu akan selalu menghias, menyapa rasa yang tak kan mati. menyapa hari yang mungkin tak terindera. karena kau bisa slalu mengundangnya kapanpun kau mau, dalam waktu-waktu yang mungkin menghujankan butiran bening dipelupuk mata, dalam pejam hingga dunia ini begitu kelam, gulita… dan disana ada pelangi yang tersenyum indah…

    wow..:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s